Awalnya saya sangat senang Bu Rina dan Bu Ria merencanakan untuk belajar di luar sekolah dikirain itu jalan-jalan hepi-hepi bareng dan dibayarin :D .
Kenyataannya saya dan teman saya seangkatan jurusan Pemasaran kelas XI di test untuk menjadi seseorang yang bangkrut dan di bentuk 1 kelompok terdiri 3 orang dan di berangkatkan ke Pasar Bogor dengan hanya membawa Nametag saja, Uang dan alat-alat di simpan di Sekolah dan saya dan Rekan-rekan yang lain berusaha bagaimana cara nya dengan tidak mempunyai apa-apa harus bisa pulang ke Sekolah dengan cara apa saja. (Cek it out)
Nah saat berangkat di bayarin angkot Gratis saat perjalanan berangkat ke pasar dan test pun dimulai.
Kebetulan saat sampai di pasar saya melihat rekan saya yang pergi duluan sudah mendapatkan barang dari orang lain dan sudah mulai bejualan membanting tulang untuk bisa pulang ke Sekolah.
Saya berfikiran untuk mencari kedai Es Kelapa Muda, kenapa karena cuaca yang sangat terik panasnya saya memiliki ide untuk berjualan di pinggir jalan, tapi kenyataannya tidak ada kedai Es Kelapa. Saya memutar otak dan mencari ide baru dan menemukan kedai Minuman dan saya bertanya ke penjual nya "Pak Boleh ga saya menjual Jasa untuk Menjual Keliling Minuman yang Bapak Jual"
dengan baik hati si Bapak itu menjawab : Boleh dek Ambil saja apa aja yang di butuhin".
Sumpah baru pertama kali saya bertemu dengan bapak-bapak itu baik sekali.
Saya mengambil Beberapa jenis minuman seperti Aqua dan lain-lain, dan mulai menjual di pinggir jalan menawarkan kepada orang yang berjalan di trotoar dan dikendaraan bermotor maupun dimobil.
Sebelum laku saya sangat kesal, cape. lesuh, tapi saat ada adek-adek dan ibunya membeli minuman dari saya, saya jadi senang tak lama beberapa pembeli membeli minuman saya, lalu saya mulai berkeliling lagi untuk menawarkan minuman.
Tapi waktu test berakhir hanya 2jam lebih sekitar jam 14:20 saya dan rekan di panggil untuk kembali ke sekolah.
Pendapatan yang saya dapat saya hanya mendapatkan Rp.25.000 Kurang lebih segitu soalnya uangnya di pegang temen sekelompok lalu kami kembali ke bapak yang jualan itu dan diberi Upah sebesar Rp.10.000.
Meskipun tidak besar saya mendapatkan penganlaman yang banyak dan wawasan yang sangat bermanfaat.
KESIMPULAN
Apabila mendapatkan musibah atau kemalangan di perusahaan yaitu Bangkrut cobalah untuk memutar balikkan keadaan dengan berbuat semampu kemampuan yang anda miliki dan cobalah untuk memulai dari 0 dan merubah keadaan menjadi 99. karena angka 9 adalah angka terbesar artinya dari kecil menjadi besar.
Thanks for Reading and See for Next Post

0 comments