Sunday, November 26, 2017

KLASIFIKASI BISNIS RETAIL

BISNIS RETAIL dibagi menjadi yaitu:
A. Pedagang Eceran Kecil
  • Pedagang Eceran Kecil yang mempunyai tempat:
  1. Kios, Adalah tempat usaha kecil yang menjual barang dagangan secara eceran,yang macam barangnya hanya satu atau beberapa macam saja. ”Jongko” dapat juga diklasifi kasikan sebagai kios.
  2. Depot, adalah tempat usaha untuk memasarkan barang/jasa kepada para pedagang lain maupun ko nsumen terakhir.
  3. Warung, adalah tempat usaha dagang eceran kecil yang tempatnya dekat kepermukiman konsumen.
  4. Toko Kecil, adalah tempat usaha dagang yang skalanya lebih besar daripada warung.
  • Pedagang Eceran Kecil yang tidak mempunyai tempat:
  1. Pedagang Keliling, pedagang yang menjual dagangannya dengan cara berkeliling diperumahan atau pemukiman sekitar. Seperti:  pedagang ice cream, pedagang roti, pedagang sayur, pedagang buah-buahan, pedagang rokok, dan lain-lain.
  2. Pedagang Kaki Lima, yaitu pedagang eceran yang melakukan kegiatan dagangnya di emperan toko (trotoar). Sekarang sudah ada yang menggunakan mobil box atau pick-up yang di parkir di dekat depan toko atau ada pula yag memanfaatkan sarana parker lainnya selain di depan toko.
  3. Pasar Berwaktu, Pasar berwaktu, yaitu pasar yang dibuka hanya pada waktuwaktu tertentu saja, seperti: Pasar malam (dibuka pada malam hari saja, dengan menggunakan tempat pelataran tertentu, halaman, lapangan atau jalan yang sengaja ditutup).
B. Pedagang Eceran Besar
  • Toko Spesial (Special Store), adalah pengecer yang menjual kategori barang-barang tertentu dngan pilihan merk yang banyak tetapi dalam jumlah yang terbatas.
  • Toko Serba Ada / Department Store, Adalah pengecer yang mempunyai beberapa lini produk dimana setiap lini produk dioperasikan sebagai sebuah departemen yang terpisah dengan menggolongkan barang-barang yang dijual untuk pria, wanita, anak-anak, alat rumah tangga, barang elektronik dan sebagainya.
  • Pasar Swalayan, adalah pengecer yang beroperasi secara besar, memiliki biaya yang rendah, volume penjualan tinggi, bersifat swalayan yang dirancang untuk melayani kebutuhan-kebutuhan total konsumen akan produk perlengkapan rumah tangga.
  • Toko Konviniens (Convinience Store), adalah pengecer yang relatif kecil dan berada pada wilayah-wilayah pemukiman, waktu buka panjang, dan buka tujuh hari atau seminggu serta memiliki lini produk yang terbatas untuk kebtuhan sehari-hari yang memiliki perputaran tinggi.
JENIS JENIS RETAILING:
A. Produk atau Jasa Yang Dijual
  • Service Retailing
  1. Rented Goods Service, Konsumen menyewa dan menggunakan produk-produk tertentu berdasarkan tarif tertentu selama jangka waktu tertentu.
  2. Owned Goods Service, Produk-produk yang dimiliki oleh konsumen direparasi, dikembangkan atau ditingkatkan unjuk kerjanya, atau dipelihara oleh perusahaan jasa.
  3. Non Goods Service, Jasa personal bersifat intangible (tidak berbentuk produk fisik) ditawarkan kepada pelanggan.
  • Product Retailing
  1. Toko Serba Ada, adalah suatu bentuk toko swalayan yang menjual barang dagangan eceran. Pada umumnya Toserba lebih besar dari supermarket.
  2. Speciality Store, adalah pengecer yang menjual kategori barang-barang tertentu dngan pilihan merk yang banyak tetapi dalam jumlah yang terbatas.
  3. Catalog Showroom, menawarkan harga rendah, merek nasional, dan daerah perbelanjaan yang kecil yang berdekatan dengan tempat pajangan (display) ecerannya.
  4. Food and Drug Retailer, Ada tiga jenis utama food and drug retailer, yaitu business. pasar swalayan (supermarket) dan superdrug store, convenience store, dan combination store.
B. Non Store Retailing (Penjualan Tidak Melalui Toko)
  • Telephone and Media Retailers, Dalam kategori ini, pengecer menggunakan kontak via telepon (telemarketing) dan media periklanan seperti TV, radio, surat kabar, dan majalah untuk menginformasikan dan membujuk konsumen untuk membeli produk-produknya.
  • Vending Machine, adalah suatu penjualan barang konsumsi kepada konsumen akhir melalui mesin secara otomatis.
  • Mail Order, merupakan usaha eceran yang sangat terkenal dinegara maju.
  • Direct Selling, Direct selling merupakan penjualan barang-barang konsumsi langsung ke perorangan, di rumah-rumah maupun di tempat kerja mereka, melalui transaksi.
  • Electronic Shopping, Ada dua bentuk utama electronic shopping. Bentuk pertama adalah menggunakan videotex, yaitu sistem 2 arah, di mana perangkat TV pelanggan dan bank data komputer penjual dihubungkan dengan kabel atau jalur telepon.
Load disqus comments

0 comments